jump to navigation

Pakar ITS: Penyembuhan Batu Petir Itu Sugesti Juni 30, 2008

Posted by gunturac in Index Berita.
trackback

Pakar ITS: Penyembuhan Batu Petir Itu Sugesti
Irawulan – detikSurabaya
www.detik.com

Batu Petir Milik Ponari dan Cak Mad
Video Terkait
gb
Pasien Dukun Cilik Masih Antre
Foto Terkait
gb
Misteri Batu Petir
Surabaya – Kesaktian batu yang digunakan dukun cilik Ponari asal Jombang lebih dikarenakan faktor sugesti. Batu yang tidak umum bisa saja ada, baik dari luar angkasa ataupun dari dalam bumi.

Ha itu disampaikan Widya Utama, pakar lapisan batuan bumi dari Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

“Kalau tersugesti sehat, maka akan sehat dengan sendirinya,” kata Widya saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Selasa (17/2/2009).

Pria yang fasih berbahasa Perancis ini mengatakan seberapa saktinya batu tersebut masih harus diteliti lebih jauh lagi. Batu petir yang dimiliki Ponari maupun Achmad Ikhsannuji warga Dusun Kebondalem, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi harus terlebih dulu diuji di laboratorium.

“Kalau sebuah batu terkena petir memang berubah sifatnya, tapi kemudian menjadi sakti itu nanti dulu,” ungkapnya.

Menurut Widya, kalau seseorang tersambar petir bisa punya kekuatan itu juga sesuatu yang wajar. Manusia pada umumnya mempunyai kekuatan listrik di dalam tubuhnya, dan itu bisa dipergunakan untuk penyembuhan.

“Itu bisa kita terima secara ilmiah dan juga faktor sugesti. Kemampuan semua itu bisa dilatih dan makin lama hilang karena faktor usia itu sesuatu yang alamiah,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Guru Besar Kimia dari ITS, Pery Burhan. Menurut dia secara ilmiah batu yang dipunyai Ponari tidak bisa dijelaskan. Tapi jelas dia, kalau tubuh Ponari kemudian mengandung listrik karena kena petir itu bisa lazim terjadi. Namun tambahnya, kekuatan yang dimilik oleh Ponari tidak akan bertahan lama dan akan habis dalam waktu 1-2 bulan.

“Ini lazim ditemui dibanyak tempat. Tapi apakah batu itu sakti atau tidak, saya tidak bisa menjelaskan secara ilmiah. Kalau Ponari punya energi untuk menyembuhkan mungkin saja,” tandasnya.(bdh/bdh)

Komentar»

No comments yet — be the first.